Senin, Maret 03, 2014

Yang Berani Deg-degan

Catatan tentang perkembangan seni fotografi di Makassar, juga beberapa hal yang berkaitan dengan itu.

Muhammad Indra Gunawan sekali waktu di tengah istirahatnya mempersiapkan pameran foto Panggung dalam Bingkai di Kampung Buku 20-21 Februari lalu mengatakan, “Dumba’-dumba’ka’—Saya deg-degan!” seraya menyelipkan senyum lebar dan suara tawa yang kemudian terdengar tertahan.

Kenapa ia berdebar-debar? Sebab pertama adalah, tampaknya, pameran foto itu eksebisi yang ia persiapkan cenderung singkat dan terburu-buru. Hanya sekisar 12 hari. Kedua, alasan yang paling penting, orang-orang jelas bisa meragukan soal-soal teknis fotografi Igun, nama panggilan akrab Indra Gunawan, dan Reza Pahlevi Daud atau Echa.
Echa (kiri) dan Igun (pegang mic). [Foto: Anwar Jimpe Rachman]

  © Free Blogger Templates Autumn Leaves by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP